Berani Bertaruh

2/13/2018 11:30:00 AM

Hidup ini sebenarnya tentang seberapa berani kamu bertaruh. Macam bermain taruhan saja. Gede-gedean pasang angka.

Ya, bertaruh melakukan hal-hal gila yang di luar batas akal manusia.

Nabi Nuh bertaruh seluruh reputasi hidupnya. Dibilang tak waras oleh seluruh negeri, karena mau-maunya bikin kapal di atas gunung!

Nabi Ibrahim bertaruh nyawa. Sudah di atas panggangan raksasa, tapi ia teguh akan keyakinannya!
Nabi Musa bertaruh seluruh hidupnya. Sudah tau tak pandai berbicara, tapi nekat menantang penguasa paling adikuasa pada zamannya.

Nabi Muhammad bertaruh nyawanya dan orang-orang muslim terakhir dalam Perang Badar. 300 lawan 1000, kalau kalah maka habis tak bersisa! Tapi perang tetap dilanjutkan.

Gila kan? Tapi mereka berani bertaruh! Sungguh taruhan yang amat besar.

Maka pada detik-detik terakhir yang amat menegangkan..pada titik nadir seorang manusia.. saat Nabi Nuh sudah tak peduli lagi dengan reputasi dirinya. Saat Nabi Ibrahim sudah siap mati perlahan dikuliti api. Saat Nabi Musa mati kutu tak tahu harus apa di depan laut merah. Saat Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya berdiri di hadapan 1000 pasukan seakan menantang maut.

Siapa sangka kalau banjir bah paling dahsyat dalam sejarah umat manusia hadir menenggelamkan gunung?
Siapa sangka kalau api yang membakar Nabi Ibrahim berubah jadi dingin?
Siapa sangka kalau lautan sekonyong-konyong bisa terbelah dua?
Siapa sangka kalau 4000 pasukan malaikat dikerahkan saat Badar?

Ajaib bukan? tapi ini nyata!

Makin besar kamu bertaruh, makin nyata kan kau rasakan kalau Ia benar-benar Mahaperkasa, Mahasegalanya. Allah balas semua taruhanmu dari arah yang tak disangka-sangka.

Pasti kau yang menang! Hanya saja Dia buat permainanannya menantang.

Begitu juga manusia-manusia 'gila' lainnya yang sedang bertaruh saat ini. Ada yang mempertaruhkan "kecantikannya" dengan berhijab, mempertaruhkan banyak waktunya dengan membaca Al Quran, mempertaruhkan karier dan akademiknya dengan bersikap jujur, atau mempertaruhkan harta terakhirnya untuk berbagi.

Bagaimana rasanya melakukan hal-hal di luar logika manusia? Ada rasa takut, cemas, harap, yang segera berubah menjadi haru, takjub, bahagia, dan syukur tak hingga.
 
Menyenangkan bukan?

Jadi bagaimana? Kau mau ikut bertaruh?


FQ.
sumber:
QS. Assaf: 11-13 (Akibat menang taruhan)
QS. Al-Anaam: 32 (Dunia Sendau Gerau)

You Might Also Like

0 komentar

Instagram