Selamat (?)

7/11/2017 06:12:00 AM

Kadang ku merasa hambar dengan seliwuran kata "Selamat" di media sosial atau pun kehidupan nyata, yang ramai saat ini.
Walaupun semua sumringah dan saling menebarkan kebahagiaan, "Selamat kembali fitri!" begitu katanya. Entah mengapa, hatiku tak turut serta.
Menurutku, hanya orang-orang tertentu yang berhak mendapatkan "selamat" pada hari ini.
Maka kuucapkan dari hati yang terdalam kepada kalian para kekasih tersembunyi,
Selamat untukmu yang berhasil mendapatkan kebaikan malam seribu bulan!
Selamat untukmu yang Allah terima semua amal ibadahnya! Puasanya, qiyamulail, tilawah Al Quran, sedekah, dan lainnya.
Selamat untukmu yang berhasil mendapatkan pengampunan Allah hingga bersih semua dosamu!
Selamat untukmu yang Allah hapus namanya dari daftar penghuni neraka, lalu Allah ukir namamu di pintu Arrayan.
Selamat untuk kamu yang hingga hari ini tetap istiqomah ibadahnya! Karena ku tahu, hatimu terikat pada Allah, bukan pada Ramadhan.
Selamat! Selamat! Bagaimana rasanya? Pasti bahagia sekali ya :")
Mungkin itu makna "selamat" yang sesungguhnya pada hari ini. Tak semua pantas diuucapkan. Hanya mereka yang benar benar mempersembahkan yang terbaik untuk-Nya
Terakhir, kuucapkan selamat memendam rindu untuk berjumpa 11 bulan lamanya.
Bagaimana ini, belum apa-apa aku sudah rindu, bagaimana kamu?
Sekali lagi, selamat yah!
- Dari yang iri kepadamu, pada yang berhak atas ucapan "selamat", Qoon.

You Might Also Like

0 komentar

Instagram