Status

2/12/2017 01:24:00 PM

Banyak orang sibuk cari status. yang jomblo sibuk cari jodoh, biar statusnya berubah jadi Menikah. Pelajar SMA sibuk belajar, biar statusnya berubah menjadi Mahasiswa. Para pejuang skripsi sibuk penelitian biar statusnya berubah jadi sarjana.

Dan seterusnya, dan seterusnya. Manusia selalu sibuk mengejar status.

Tapi pernah kah terpikir, bagaimana statusmu di mata Allah?

Tak perlu lah muluk-muluk seperti Hamzah bin Abdul Mutalib. Manusia yang saat raganya masih di bumi, namanya sudah melasat ke langit ketujuh, tercatat sebagai Singa Allah.

Aduhai, Singa biasa saja sudah keren, karismatik, dan menebar aroma keperkasaan. Nah, ini ada manusia yang punya status Singa Allah.

Kau tahu kan kisah Badar yang heroik itu? 300 lawan 1000. Nah, Hamzah komandannya! Dan Hamzah juga lah yang nantinya akan memimpin barisan Syuhada di hari akhir nanti. Betapa membanggakannya status itu.

Hamzah sang Singa Allah!

Tak usah muluk-muluk juga, berharap statusnya seperti Khalid bin Walid. Sang legenda militer Islam ini digelari Rasulullah sebagai Pedang Allah yang Terhunus.

Pedang-Allah, frase yang menunjukkan kepemilikian. Berati pedang miliki Allah, Tuhan yang menciptakan jagad raya. Coba kau bayangkan betapa kerennya status itu!

Khalid bin Walid yang selama hidupnya mengikuti ratusan pertempuan. Hingga dicopot gelar panglimanya karena selalu memenangkan pertempuran. Komandan ulung, pengatur strategi terbaik, cerdas, pemberani tak takut mati.

Khalid yang di akhir hayatnya punya luka disetiap jengkal tubuh. Bekas sabetan pedang, lemparan panah, atau tusukan lembing. Ia menangis tak rela hidupnya berakhir di pembaringan. Tak rela mati tanpa pedang di kancah peperangan.

Namun, tak Allah izinkan pedang-Nya patah di tengah pertempuran. Kisahnya berakhir indah. Sang Pedang Allah telah selesai menjalanlan tugasnya.

Khalid bin Walid sang Pedang Allah!

Tak usah muluk-muluk juga berharap punya status Kekasih Allah. Status ini Allah sendiri yang pilihkan untuk Nabi Muhammad SAW.

Menjadi kekasih manusia saja sudah bikin berbunga-bunga. Coba bayangkan punya status "Kekasih Allah"!

Manusia sempurna tanpa cela. Saat bersedih saja, hiburannya tak tanggung-tanggung. Perjalanan menembus langit ketujuh, berjumpa dengan Allah dan ribuan Nabi dan Rasul.

Nabi Muhammad SAW sang kekasih Allah!

Sekarang giliran kita.

Nah, boleh lah kita berjuang mendapatkan status "Hamba yang Dicintai Allah". Kira-kira udah belom ya? Coba cek.

"Tidaklah hamba-Ku mendekat kepada-Ku dengan sesuatu yang lebih Aku cintai daripada hal-hal yang Aku wajibkan kepadanya. Hamba-Ku tidak henti-hentinya mendekat kepada-Ku dengan ibadah-ibadah sunnah hingga Aku mencintainya.

Jika Aku telah mencintainya, Aku menjadi pendengarannya yang ia gunakan untuk mendengar, menjadi penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat, menjadi tangannya yang ia gunakan untuk berbuat, dan menjadi kakinya yang ia gunakan untuk berjalan. Jika ia meminta kepada-Ku, Aku pasti memberinya. Dan jika ia meminta perlindungan kepadaku, Aku pasti melindunginya." (Hadis Qudsi)

Sederhanya, saat ada perkataan buruk, sudah kah telinga kita merasa tidak nyaman? Saat terdengar ayat AlQuran, sudahkah telinga kita peka dan ingin mendekat?

Saat ada ajakan kebaikan, sudahkan kaki kita ringan melangkah? tangan kita ringan membantu? Sudahkah?

Ah, rasanya masih harus banyak berjuang.

Selamat sibuk cari status kawan!


Khalid bin Walid, Sang Legenda Militer Islam karya Shadiq Ibrahim A.

You Might Also Like

0 komentar

Instagram