Anak Kost ++

12/08/2012 01:55:00 PM

Moshi..moshii.. :D

Sudah hampir empat bulan aku nge-kost, tidak terasa yaa..
Mungkin, tidak seperti kalian yang masih hidup di ketiak mama. Semuanya mudah, makan tinggal makan, minta ini itu, di antar ke sana-sini, aah~ dulu aku juga seperti itu.
Namun, saat ini semuanya berbeda. Sekarang aku merasakan, bahwa hidupku dulu di Jakarta sangat amat mudah, makmur, dan menyenangkan. Semua kemudahan hidupku dulu baru terasa saat aku sudah merasakan kehidupan anak kost. Baru terasa, betapa dulu aku lalai sekali bersyukur.

Banyak banget pelajaran baru yang aku dapatkan karena nge-kost ini. Jauh dari orang tua, uang yang terbatas, aktivitas baru, dan keluarga baru.

Kehidupan baru ini memang aku sudah rencanakan semenjak SMA. Entah kenapa, sepertinya menyenangkan hidup seperti ini. Kenyataannya.. ada postif dan negatifnya, dan memang akan selalu begitu dalam setiap pilihan.

Beruntungnya, aku punya keluarga baru yang luar biasa di sini. Kosanku memang sederhana, tapi kami saling berbagi di sini, tidak individualis. Nonton tv bersama, olahraga bersama, salat bersama, ngobrol-ngobrol bersama, bahkan masak bersama. Menyenangkan sekali bukan!ahaha.. :D segala puji bagi Allah.


Banyak sekali kebiasaan baru yang positif semenjak aku menjalani hidup sebagai anak kost. Pertama, karena umurku yang semakin menua dan waktuku yang semakin sempit saja, dan mengingat cita-citaku yang menggunung, meminta untuk segera di realisasikan, aku harus memulai step demi step untuk meraih impianku.
Qoon lari pagi style

Seperti latihan fisik, aku jadi rajin lari pagi muter-muter Unpad! hihihi.. dulu di Jakarta mana pernah aku olahraga.
main sepeda bareng teh Ela


Kedua, aku jadi mengerti betapa uang harus benar-benar dihargai. Baru setelah merasakan hidup nge-kost, aku harus membanding-bandingkan harga setiap produk saat membeli barang, baru setelah hidup ngekost aku memperhitungkan uang, walaupun itu Rp500,00. Aku jadi berhati-hati menaruh uang, biasanya aku letakkan di kamarku, tidak akan tahu kalau pun hilang. Baru setelah hidup ngekost, aku berhati-hati menakar beras agar tidak kelebihan, dan berhati-hati mencuci beras agar tidak banyak yang terjatuh. Sekarang uang jadi terlihat sangat berharga di mataku.

Ketiga, jadi sering baca buku, hemmm.. :) setiap temen kosan aku yang punya buku oke, pasti aku pinjem, hehe.. makasii yaa :D

suasana pasar di Jatinangor
Keempat, jadi belajar masak! dulu di Jakarta, aku paliiing males kalau udah disuruh ke dapur, bantuin umi masak. Eh! ternyata ilmu yang dahulu aku sepelekan itu jadi sangat berharga sekarang. Pertama kali aku masak tumis kangkung di kosan, gak enak banget! hambar :'( nelennya setengah mati, kan sayang kalau dibuang, hehe.. tetapi Alhamdulillah, kesini-sini masakan aku mulai ada rasanya, haha.. dan yang paling terkini, aku belajar mengolah ikan dan ayam! ahaahaha.. chef Farah Qoon beraksi! :p

Dari semua pelajaran yang aku dapatkan sampai saat ini, satu yang terpenting dan harus diingat.
yaitu..."Bersyukur" hidup ngekos mengajarkan aku untuk selalu bersyukur atas semua yang aku dapatkan hingga saat ini.
aku dan beberapa temen kost


Sekian cerita tentang pengalaman ngekost sampai saat ini. Jumpa di lain waktu :D

Arigatou gonzaimasu! :)

You Might Also Like

0 komentar

Instagram